Welcome!

Selamat datang di blog ini dan selamat menikmati sajian-sajian yang apa adanya ini....

Minggu, 06 April 2014

Backpacker'an ke Pulau Beras Basah. (Bagian 1)

Hallo Blogger,

Sebagai seorang pekerja yang selalu disibukkan oleh kerja'an yang tak kunjung usai. Kadang jemu selalu datang bertubi. Tak kunjung usai. Sekali lagi tak kunjung usai. Apalah yang patut dikata, semua ini hanya untuk uang yang sedikit banyak bisa membeli kesejahtera'an di masa depan.

Disaat long weekend datang, terasa bagai angin sejuk yang mampir di telinga. Entah kenapa menghabiskannya begitu saja dengan bermalas-malasan di kamar ataupun ngemall itu menjadi bukan pilihan di hati. Partner pun langsung menawarkan ide yang cukup gila.
"Kita backpacker'an? Ke pulau? Camping 3 hari dua malem?"
"Tujuannya?"
"Pulau beras Basah, Bontang!"

source : http://www.pinterest.com/pin/100486635409507037/



Yes, you can always make money, but you can't always make memories.
Long weekend nya itu tanggal 29 - 31 maret 2014. Kita fix akan mulai jalan hari sabtu subuh. Jadi malem sabtu udah sibuk packing, beli ransum makanan, dll.

Sabtu, 29 Maret 2014.

03:00 AM. Dengan mata yang masih perih dan perut yang sakit (mungkin karena nervous) saya terpaksa bangun dari tempat tidur. Mandi, mengolesi perut dengan minyak kayu putih. Apa boleh buat karena kami harus beriap ke pool bus. Bus akan jalan jam 06:00 Am dan bus tidak bisa pick up kami karena derah kami bukan satu jalan untuk ke Bontang.
Note: Harga tiket bus Balikpapan - Bontang 100 rb/orang.

04:00 AM. Kami berdua sudah siap menunggu di depan gang Swadaya. Menelpon Taxi untuk menuju pool Bus Samarinda Lestari yang berada di KM 4,5. Sekitar 20 menit perjalanan akhirnya sampai di Pool Bus. Banyak orang yang sudah menunggu di sana. Berbaur.

06:05 AM. Bus mulai berangkat. Rute perjalanan Balikpapan-Bontang di tempuh dengan waktu 6 jam. Jam keberangkatan dari balikpapan hanya ada jam 6 pagi, jam 2 siang dan jam 6 malam. Kami memilih jam 6 pagi dengan harapan bisa tiba di pulau beras basah sore hari dan masih banyak waktu untuk mendirikan camp.

Selama perjalanan Bus dua kali berhanti. Yang pertama berhenti di mesjid. Mungkin ada orang yang kebelet pipis atau apa dan yang kedua berhenti sebentar di kedai makan di Samarinda.
Kedai makan sekitaran Samarinda

Bus Patas, Balikpapan - Bontang
Bus nya full AC, bersih, dan wangi


13:00 PM, kami sampai di Bontang. Tanpa sempat berfoto kami langsung menggunakan jasa ojek melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Tanjung Laut, tapi sebelumnya kami ingin ke pool bus Patas di daerah sini untuk membeli tiket pulang tanggal 31 nanti. Lebih baik beli /memesan sekarang daripada nanti kami terburu-buru atau kehabisan tiket bis untuk pulang.
Nah, sesampainya di Pool bus. Ternyata jam keberangkatan bis Bontang - Balikpapan hanya ada di jam 6 Pagi, jam 7 malam dan jam 10 malam.Untuk yang 10 malam pemberhentiannya di bandara Sepinggan.
Yo wes lah, kami pilih yang perjalanan jam 7 malam. Sampai balikpapan jam 2 malem, paling-paling aku yang tepar besoknya harus kerja. No choice, dari pada kami terburu-buru untuk naik bis pagi.
Note: Harga tiket bus Bontang - Balikpapan 100 rb/orang.

Kemudian kami menuju pelabuhan Tanjung laut. Tukang ojek langsung mencarikan kapal untuk kami. (Orang Bontang ramah-ramah dan baik, lho. Nggak ada mereka ingin menipu2 wisatawan).
"Di musim sepi, Kapal bisa disewa 300-400 rb. Namun kali ini adalah musim ramai. Apalagi kami akan menginap disana jadi untuk sewa kapal PP adalah 700 rb."
Mahal sih, apalagi kami hanya berdua. Tapi kami udah nabung jauh hari untuk trip ini dan harga ini sudah di dalam perkira'an kami.
"Okelah pak 700 rb deal. saya bayar bapak 400 rb diawal. Nanti 300 rb lagi disaat pulang."
Note: Harga Sewa kapal 700 rb PP.
Menyewa kapal kelothok pelabuhan T.L. - pulau B.B.

Heading to Beras Basah Island


Perjalanan menggunakan kapal kelotok dari Pelabuhan Tanjung laut menuju Pulau Beras Basah sekitar 45 menit. Dengan menggunakan speed boat bisa sekitar 20 menit.
Anda bisa melihat patung Merlion di perjalanan. Tapi bukan patung Merlionnya di singapura lho. Ini adalah patung dari cafe singapura.
Cafe Singapura.

Welcome to Beras Basah Island :)

 15:00 PM, kami mulai survey tempat dan memilih bagian Timur pulau karena banyak pohon kelapa yang kami pikir akan sejuk dan rindang disaat siang hari. Kami pun mulai mendirikan tenda, menyusun barang-barang. Beristirahat sejenak. Memasak mie instan untuk mengganjal perut yang "Mulai lapar~ mulai lapar~"
 
Pertama kali mendirikan tenda.

Partner
Bawa kompor gas portable dari rumah

Masak mie rebus
Untuk urusan memasak kami menggunakan kompor portable mini yang kami beli di hypermart. Cukup ringan , sekitar hampir 2 kg beratnya. Harganya sekitar 200 rb'an. Untuk bahan bakar kompornya itu menggunakan tabung gas butane mini yang harganya 20rb/buah. Kami membeli 2 buah untuk berjaga-jaga klw ternyata gasnya habis terlalu cepat. maklum baru pertama pakai kompor ini. :p


18:00 PM, hari mulai sore itu tandanyaaaaaa..... Berburu SUNSET!!!!!
Di sunset hari pertama itu kamu sangat-sangat beruntung. Sunsetnya buagus buangets..... Ditambah ada semacam siluet yang ada di novel laskar pelangi yang berasal dari ujung timur pulau. Pokoknya top markotop.
Beranjak sore di dermaga pulau








Siluet Senja yang mirip di novel Laskar Pelangi.






19:00 PM, Di pulau ini ternyata ada penduduk yang mendiami dan mengurusinya seperti para pedagang warung kecil-kecilan, pemilik jasa banana boat, dan pengurus mercusuar yang ada di bagian timur pulau.
Pulau ini dilengkapi dengan 2 kamar mandi yang cukup luas punya penduduk dan 3 bilik kecil yang berada di luar untuk bilas atau sekedar ganti baju sehabis berenang dilaut. Jadi kalau untuk urusan buang air kecil atau besar tidak perlu takut. hanya saja kita hanya perlu membayar Rp. 5000 / 5 L air atau Rp. 2000/ 1,5 L air.

Menjelang malam perut kembali berkeruyukan. Menu malam ini kami harus memasak nasi dan ikan sarden yang di bawa dari rumah. Yang masak nasi saya lho. Nggak gampang masak nasi pake kompor. Tidak sia-sia 1 bulan di US masak nasi pake panci dan kompor. :p
Yang masak ikan sardennya juga saya. (cuma diangetin aja, hehe). Maaf yah klw rasanya agak sedikit tawar. Aku kebanyakan masukin air, haha.








Malam semakin larut. Partner sudah masuk kedalam tenda untuk istirahat.
Malam itu kami tidak menyangka bahwa angin menjadi semakin kencang dan menjadi sangat-sangat kencang. Saking takutnya saya tidak mendokumentasikannya. Sepanjang malam saya hanya bisa terjaga dan menjaga tiang pancang tenda tetap kuat, dan mengikat tali-tali tenda yang menjadi kendur akibat tiupan angin.
"Koq kayak badai Kathrina, aku takut!. kalu tendanya terbang gimana!" Partner sudah hampir setengah menangis.
"Udah tenang ada aku, Biar aku jagain tali pancang tenda" Aku susah payah menenangkan partner.
Ternyata kami salah memilih lokasi untuk mendirikan tenda. Di saat malam, sekitar diatas jam 10 angin laut berhembus sangat-sangat kencang menghantam terlebih dahulu ke bagian timur Pulau.
Seharusnya kami mendirikan tenda di bagian barat pulau, paling tidak angin akan terpecah saat mengenai pepohonan kelapa dan bangunan.
Menjelang jam 3 malam angin semakin menggila.
"Mamen, kayak ditiup Jin aja ini tenda"kataku bergumam.
Tenda menjadi miring menahan tiupan angin. Untunglah pancangnya kuat. Saya menggali sampai tanah terkeras dari bawah pasir pantai. Ombak menghempas batuan tepi pantai dengan sangat keras. Aku pikir partner masih ketakutan namun saat kulihat partner masih lelap tertidur.
-___________-
"Ini orang apa kebo, badai begini lelap banget tidurnya. Yoweslah yang penting dia tidur"

Menjelang subuh, angin mulai mereda. Ombak mulai tenang. Aku bisa menarik nafas lega.
Paling tidak, tidak ada buah kelapa yang jatuh diatas tenda kami.
Tenda ini harus dipindahkan di malam berikutnya.

Minggu, 30 - Maret 2014
Akhirnya, dalam beberapa menit lagi saya akan merasakan Sunrise pertama  saya selama di pulau ini. Dan tentunya Saya bersama partner mempunyai misi BESAR! BERBURU BINTANG LAUT!
"YES!!!"
"Zzzzz Zzzzz....," Sang partner pun masih tertidur pulas, yang entah sudah berapa pulau yang sudah digambarnya.

Bersambung...........?

1 komentar:

  1. Campingnya seru banget....masih belum kesampaian mampir di sana ih...

    BalasHapus